Sabtu, 19 Maret 2016

Past, Present & Future


Facebook

Nak! Segala kekurangan di keluarga kita adalah karena Ayah. Segala "kelebihan" adalah karena ibumu. Jika kalian temukan kekurangan pada ibumu, ingatlah, bahwa itu karena Ayah. (17 Maret 2016)


United Nations
Photo from account Sri Damai Yanti

World Economic Forum



Twitter


Facebook



They call me Underground Filmmaker


Underground Filmmaker & Scenario Analysis

Twitter


CURRICULUM VITAE


Nama : Wurry Agus Parluten
Lahir : Gelumbang / 19 Agustus 1978
Anak : Asa Do’a Uyi (2004), Asa Do’a Imi (2008), Asa Do’a Ewi (2015)

TK Negeri Gelumbang (1982 - 1984)
SDN 2 Balakarta, Prabumulih Timur (1984 - 1986)
SDN 2 Gelumbang, Muara Enim, Sumsel (1986 - 1990)
SMPN 1 Gelumbang, Muara Enim, Sumsel (1990 - 1993)
SMA Kristen 1 Magelang, Jawa Tengah (1993 - 1996)

Jakarta Institute of Art (1996 - 2000)
Short Movie “Kematian” (1997)
Short Movie “Cintakah Kau Kepadaku?” (1998)
Short Movie “Baik” (1999)
Short Movie “Waiting For” / Goethe Institute (2000)
Screenwriter (2000 - 2008)

Workshop Jakarta Script Development / University of Southern California / "a Sachet of Dream" (2007)

Farmer (2008 - .....)

Freelance Screenwriter (2008 - 2012)
Short Movie “Burning My Cigarettes” / W.R. Andhifani / Eko Maretno / Wardhana Kusuma Agus (2008)
Short Movie “Kumohon Cintailah, Aku!” / imdb / Fakultas Psikologi UI / Kineforum IKJ, Studio 1 TIM 21 / Goethe Institute (2009)
Short Movie “Bollahu Akbar” / Dwi Yulius Kaisal / JFW Akbar / Aiman Fitri / Obon (2010 – 2015)

Indonesia Security Conference (2011)
Indonesia Open University / UPBJJ-UT Palembang (2011 - 2015)

Nightguard / Midwife Clinic (2011 - .....)

Short Movie “Mooryati Soedibyo & Mustika Ratu” / Indonesia Open University (2011)
Short Movie “Lenggang Pelembang Metropolitan” / Palcomtech Movie Lovers / Boemboe / Eko Setiawan (2012)
IKAFI / Ikatan Alumni FFTV IKJ / Departemen Media (2012 - 2016)
Short Movie “Komandanku” / Blend Rock / Youtube (2012)
Short Movie “Rest in Peace Shaun The Sheep” / Youtube (2012)

Penghargaan PMI (2012)

1001 Tiket Film Indonesia / FrameMagz, Bandung (2013 - 2015)

Freelance Writer (2013 - .....)

Festival Film Indonesia, Palembang / Koko Localhero / Jimmy Pieter (2014)

“Kenapa Harus Indonesia?” / Perhimpunan Humas Indonesia / Putri Ayudya (2015)

Short Movie "USG Gratis Indonesia" / youtube (2015)


Short Movie Water / Asa Do’a Uyi / Asa Do’a Imi / World Economic Forum / Thirst / Mina Guli / #Run4Water (2015 - 2016)

Gedung Buruk The Movie / Dwi Photo Gelumbang / The Brunos / Al-Amin Community / World Economic Forum / Gates Foundation (2015)

Scenario Analysis / World Economic Forum / World Economic Forum Fourth Industrial Revolution (2016 / Finish)

Underground Filmmaker (2016 - .....)
- Short Movie “Lolo Idak Buyan” (Unfinished)
- Short Movie “Gelumbang, South Sumatra, Indonesia” (Pre-Launch)
- Short Movie “Yai Parman” (Pre-Launch)
- President Hacker & YGL Voices (Finish)
- Indonesia Moslem Pilgrimage (Progress)

CONCLUSION
1) Underground Filmmaker,
2) Freelance Writer,
3) a little bit Farmer & Cure,
4) Father of 3 daughters.

(Gelumbang, 17 Maret - 6 April 2016)



Rabu, 09 Maret 2016

Prabumulih City Center



Facebook

Kepada Yth
Presiden Joko Widodo
di Tempat

Dengan Hormat,

Saya ingin berbagi cerita tentang perjalanan Komunitas Al-Amin yang berlokasi di Gelumbang, Sumatera Selatan, Indonesia. Cerita tentang film pertama yang kami buat, berjudul Gedung Buruk The Movie. Ini adalah film panjang pertama yang dibuat oleh komunitas kami. Juga setahu saya, ini adalah film pertama yang membawa saya mengikuti "The Art of Film Marketing" bersama dengan Ketua Asosiasi Produser Film Indonesia (Sheila Timothy) dan Ketua Ikafi Ikj (Indrayanto Kurniawan). Ini adalah film pertama yang mengangkat tema, kebutuhan akan Rumah Sakit di daerah kami. Ini juga film pertama yang membuat saya terkoneksi secara "continue" dengan World Economic Forum. Seingat saya, ini juga film pertama yang menampilkan upacara bendera secara utuh. Dan yang lebih mengejutkan lagi, ini film pertama yang "trailer"-nya mendapat feedback dari Bill & Melinda Gates Foundation. Kelanjutan dari film ini, bahkan saya berkesempatan memantau pembacaan pemenang Oscar via The Academy. 

Film ini berkisah tentang seorang Ayah yang ingin membahagiakan anaknya. Si Anak bercita-cita ingin menjadi Presiden (sama deperti Anda, Pak). Sayangnya, foto Presiden dan Wapres di kelas mereka masih bergambar Pak SBY. Bagaimana cara si Ayah mendapatkan foto Pak Jokowi? 

Demikianlah surat terbuka via Facebook ini saya buat. Terlampir juga link dari Medium.

Hormat Saya,

Wurry Parluten 
(Filmmaker)