Sabtu, 08 Februari 2014

Cinta Itu Sompret (Telaah)




Kalo liat kumpulan tweet di sini, keliatannya memang ada love story antara gue dan Nindy. Nindy ini adalah cewek Menado yang kesel, soalnya gue nggak menggubris perasaan dia ke gue. Catatan, ini mengandaikan gue jadi tokoh utamanya. Sedang si Nindy itu jadi tokoh utama ceweknya. Yang asyik dari sini adalah, siapa saja bisa menulis dengan berandai jadi karakter utama, terus cewek yang jadi inspirasi bisa kita jadikan tokoh utama ceweknya.
1. VW combie biru (telaah)
2. Tengens
3. Kita suka menepis kenyataan bahwa, cinta itu ada
4. Lo adalah impian yang jadi kenyataan
5. Nindy
6. Cinta tanpa arah
7. Hati ini untuk cinta
8. Kami tidak sakit, kami cinta
9. Trauma di dalam cinta
10. Deskripsi cinta dari panca indera
11. Realistis versus mimpi
12. Cinta itu tinja
13. Cinta itu bukan seks
14. Sompret
15. Satu ngilang, satu lagi minggat
16. Antara cewek brosur dan kuliah
17. Butuh inspirasi baru
18. Jodoh itu temen hidup
19. Yang terbaik dari kami
20. Pete untuk cinta
21. Suatu saat kita akan sendiri


Cerita tentang Nindy tetap jadi fokus utama, tapi di sini agak kacau lantaran ada kenangan-kenangan masa lalu yang muncul. Tentang kenangan lama gebetan, kenangan lama yang lain, pokoknya campur-aduk nggak jelas. Tapi yang unik, Nindy tiba-tiba muncul lagi.

Di sini, kesibukan mulai bikin gue melupakan Nindy. Campur-aduk kesibukan bikin gue jadi mikir... Gila bener! Emang si Nindy kemana aja, sih?

Bagaimana merangkum semua inspirasi menjadi satu, lalu berubah wujud menjadi Nindy? Hmmm... Makin sulit ajah! Sama aja kayak kita lagi bingung menentukan, siapa yang bakal jadi temen seumur hidup? Model kayak gitu, deh.

Setelah gue timbang-timbang dan pikir, ternyata emang yang pantes mewakili Nindy ya Tengens. Mukanya pas, meskipun Tengens bukan Manado tapi Maluku.

Catatan terakhir dari Cinta Itu Sompret adalah... Bagaimana membuatnya jadi 15 season? Menarik juga masukan dari Mbak Momi. Hmmm... Kalo emang mau jadi 15 season, 10-nya berarti harus dibuat dalam bentuk novel dan nggak publish dulu ngkale, ya?




(Gelumbang / 9-13 Februari 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar