Sabtu, 05 Juli 2014

The Wannadies - Might Be Stars


Might be Stars


We spend our money on guitars;
Kita habiskan uang untuk gitar
Write songs about our broken hearts.
Menulis lagu-lagu tentang hati yang hancur
We're Shit City stars,
Kita adalah (omong kosong) bintang kota besar
And when we don't, we're still aware
Meski (sebenarnya) bukan, kita tetap sadar diri
That we're pop revolutionaires;
Bahwa kita adalah “pop revolutionaries”
Aren't we cool?
Keren, kan?


Some say we pretend we live in a dreamworld;
Banyak yang bilang kita bersandiwara hidup di dunia mimpi
We don't think so.
Kita juga nggak nyangka bisa gitu, kok
Rule Number one - pretend it's fun.
Peraturan pertama – Pura-pura aja ini menyenangkan


Okay now,
Oke sekarang
Chances are we might be stars, and live forever.
Takdir mungkin berkata kita adalah bintang, dan hidup selamanya
Chances are we might be stars, beloved forever.
Takdir mungkin berkata kita adalah bintang, dan dicinta selamanya
Chances are we might be stars, and shine until...
Takdir mungkin berkata kita adalah bintang, dan terus bersinar hingga…
We fall down.
Kita jatuh


We know the faces one should know.
Kita paham satu tantangan yang musti diketahui
We know the places where to go.
Kita tahu tempat yang pantas dikunjungi
We're on the radio.
Kita di radio
We never stop, we carry on,
Kita gak pernah berhenti, kita terus lanjut,
Pretending life is like a song;
Berpura-pura bahwa hidup seperti sebuah lagu
Aren't we cool?
Keren, kan?


Some say we pretend we live in a dream world;

We don't think so.

Rule Number ten - just try again.
Peraturan ke sepuluh – Coba lagi


Okay now,

Chances are we might be stars, and live forever.

Chances are we might be stars, beloved forever.

Chances are we might be stars, and shine until...

We fall down.



(Gelumbang, 5 Juli 2014)








Tidak ada komentar:

Posting Komentar